
Aku marah
Kepada nasibku
Pada keadaanku
Pada hidupku
Pada keputusanku
Aku marah
Kepada semua yang terjadi padaku
Pada segala sesuatu yang tidak seperti keinginanku
Kenapa semua beban ini ditimpakan kepadaku
Kenapa segala duka ini harus aku tanggung
Karena aku merasa semua sudah diluar kesanggupanku.
Perasaan marah itu
Laksana gunung berapi yang meletus, memuntahkan lahar panas, batu, kerikil tajam dan menerbangkan abu vulkanik ke segala penjuru
Perasaan marah itu
Bagaikan arus listrik ribuan watt yang membuat rambutku bisa berdiri tegak lurus seperti ditumbuhi ribuan tanduk
Perasaan marah itu
Berwajah seperti api yang membakar hutan hijau, menghanguskan seluruh daun dan pohon.
Perasaan marah itu
Bagaikan gelombang dahsyat yang meluluh lantakkan apapun yang ada, menerjang, menyeret dan menghempas.
Perasaan marah itu
Menghancurkan seluruh benteng pertahananku, meluluh lantakkan diriku, meleburku, menggulungku, menghancurkan diriku, serta menjadikan diriku tiada daya terkubur dalam gemuruh bara rasa marah.
Oh...Ya Allah
Duhai Yang Maha pengasih, yang ampunanMu lebih dahsyat dari kemarahanku
Duhai Yang Maha Penyayang, yang RahmatMu tiada berbatas,
Tolonglah....
Hilangkanlah segala sebab yang menjadikan hambaMu ini berkeluh kesah, cemas, takut, sedih dan marah.
Jadikanlah hamba, manusia yang pandai bersyukur dalam keadaan sempit dan lapang.
Kepada nasibku
Pada keadaanku
Pada hidupku
Pada keputusanku
Aku marah
Kepada semua yang terjadi padaku
Pada segala sesuatu yang tidak seperti keinginanku
Kenapa semua beban ini ditimpakan kepadaku
Kenapa segala duka ini harus aku tanggung
Karena aku merasa semua sudah diluar kesanggupanku.
Perasaan marah itu
Laksana gunung berapi yang meletus, memuntahkan lahar panas, batu, kerikil tajam dan menerbangkan abu vulkanik ke segala penjuru
Perasaan marah itu
Bagaikan arus listrik ribuan watt yang membuat rambutku bisa berdiri tegak lurus seperti ditumbuhi ribuan tanduk
Perasaan marah itu
Berwajah seperti api yang membakar hutan hijau, menghanguskan seluruh daun dan pohon.
Perasaan marah itu
Bagaikan gelombang dahsyat yang meluluh lantakkan apapun yang ada, menerjang, menyeret dan menghempas.
Perasaan marah itu
Menghancurkan seluruh benteng pertahananku, meluluh lantakkan diriku, meleburku, menggulungku, menghancurkan diriku, serta menjadikan diriku tiada daya terkubur dalam gemuruh bara rasa marah.
Oh...Ya Allah
Duhai Yang Maha pengasih, yang ampunanMu lebih dahsyat dari kemarahanku
Duhai Yang Maha Penyayang, yang RahmatMu tiada berbatas,
Tolonglah....
Hilangkanlah segala sebab yang menjadikan hambaMu ini berkeluh kesah, cemas, takut, sedih dan marah.
Jadikanlah hamba, manusia yang pandai bersyukur dalam keadaan sempit dan lapang.
1 comment:
ya
Post a Comment